Friday, October 26, 2007
The Eternal Love
Love can make our life more interesting
As water to make the plants fresher
But in dry season….
Water can’t make the plants fresher
That looks like love
If you love somebody
Can you love her for a long time?
The true love can prove it
Then how about our love to God
God gives many gifts to us
Then, what do we respond?
Sometimes we are lazy to pray to God
Don’t we be afraid if God gets angry to us?
We usually do some mistakes
Do we know if God forbids that?
Do we know we will be the punished when people
Do a lot of mistakes?
The Eternal love is only for God
Wednesday, May 16, 2007
Arti Kehidupan,Emotional,dan Kepasrahan
Kehidupan
Kita semua mengetahui bahwa manusia hidup di dunia ini bersifat sementara. Namun kini timbul sebuah pertanyaan bagaimana cara manusia untuk berarti bagi dirinya sendiri maupun kepada orang lain dalam waktu sesingkat itu. Kita ketahui bahwa manusia lahir tumbuh remaja dan tua sampai akhirnya mati. Semua itu mengalami siklus pertumbuhan yang semua itu berlangsung dalam kurun waktu yang sangat singkat.Kita mengetahui pula bahwa kehidupan terus berjalan bagaikan roda yang terus berputar setiap saat dan setiap saat bisa berubah dan tidak berjalan mulus. Maka dari itu bagaimana kita berusaha agar kita dapat memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien. Sekarang, kita sebagai pelajar bagaimana cara memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien demi kehidupan kita mendatang? Sebagai pelajar hal pertama yang kita lakukan adalah belajar dengan rajin. Selain itu kita harus meningkatkan daya sosialisasi kita terhadap masyarakat karena dalam kehidupan kita tidak dapat hidup sendiri.Di samping itu, kita wajib membantu orang tua karena selain menunjukkan rasa bakti kita terhadap orang tua, kita bisa mencari banyak pengalaman. Selain itu kita wajib beribadah kepada Tuhan YME karena kita tidak tahu kapan umur kita. Sekarang kita dapat bersenang-senang tetapi kita tidak tahu besok apakah kita diberi umur panjang atau tidak seperti kata pepatah” Bekerjalah seakan-akan kamu hidup 1000 tahun lagi dan beribadahlah seakan akan engkau mati besok pagi karena kesempatan tidak datang dua kali.”
Emosional
Emosional adalah sesuatu yang melekat pada diri manusia dan setiap orang memiliki kemampuan berbeda-beda dalam mengatur tingkat emosi seseorang dan emosional seseorang berkembang seiring dengan pertumbuhan seseorang. Di era globalisasi ini tidak hanya dibutuhkan orang yang tinggi dalam biang cognitive saja (IQ) tetapi dibutuhkan oang yang pandai dalam mengatur emosionalnya. Banyak orang yang mengartikan emosional sebagai suatu sarana pelampiasan ketidakpuasan kita terhadap sesuatu tetapi pendapat itu salah. Apabila seseorang berhasil dalam mengatur emosionalnya dia akan dapat menempatkan posisinya di masyarakat sehingga dia dapat berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya sehingga dia akan dapat menggunakan waktu secara efektif dan efisien dan menggunakan kemampuan yang ada di dalam dirinya agar dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain dlam kehidupannya. Maka dari itu kita harus belajar bagaimana cara mengatur emosi kita agar dapat menempatkan posisi kita diantara masyrakat. Kita ketahui bahwa itu mengatur emosi tidak semudah membalikkan tangan tetapi kita perlu mencobanya dengan sekuat tenaga. Kalau tidak sekarang kapan lagi?
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
“Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula” menggambarkan suatu keadaan yang kurang menguntungkan (sial) yang berlangsung secara terus menerus. Tetapi kita tahu bahwa selama manusia hidup, manusia tidak selalu hidup dalam keberuntugan.
HAM
1. Mengapa HAM penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dan dimasukkan dalam konstitusi?
2. Apakah HAM dalam pelaksanaannya mutlak?
Jawab :
1. Karena HAM meliputi berbagai bidang diantaranya hak asasi pribadi, hak asasi ekonomi, hak asasi mendapatkan pengayoman dan perlakuan yang sama dalam keadilan dan hukum pemerintahan,hak asasi politik,dll. Selain itu HAM adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap orang secara kodrati sebagai anugerah dari Tuhan dan tidak dapat digangggu gugat. Bangsa Indonesia dahulu ingin sekali merebut kemerdekaan karena ingin sekali memperjuangkan HAM mereka yaitu mereka ingin bebas dari penjajahan / cengkraman penjajah. Selain itu HAM juga meliputi berbagai bidang yang telah disebutkan di atas. Karena HAM tersebut diperjuangkan untuk kepentingan bersama. Maka HAM dimasukkan dalam konstitusi dan apabila suatu negaratidak melaksanakan perlindungan terhadap HAM pada umumnya / sesuai ketentuan, maka negara tersebut akan mendapat berbagai sanksi dari dunia Internasional.
2. Belum, Karena masih banyak orang yang melanggar HAM walaupun sudah ditegakkan dan ditegaskan. Namun pelanggaran HAM masih tetap berlaku di mana-mana. Diharapkan, pelanggaran HAM diberikan Sanksi yang tegas.
Pergaulan Remaja dengan lawan jenisnya
Di era globalisasi ini banyak sekali kasus-kasus pemerkosaan ataupun tindakan asusila yang kebanyakan kasus tersebut melibatkan para anak remaja. Data membuktikan bahwa terdapat sekitar 4,2 juta kasus tindakan asusila yang kebanyakan dari kasus tersebut menjadikan anak muda / remaja sebagai salah satu obyek maupun korbannya. Setiap tahun kasus tersebut terus bertambah terus menerus.
Dari fakta di atas kita mengetahui bahwa banyak sekali terjadi kasus-kasus pelanggaran terhadap tindakan asusila. Permasalahan yang timbul adalah mengapa banyak sekali tindakan asusila yang terjadi? Apakah faktor –faktor yang menyebabkan terjadinya berbagai kasus di atas? Salah satu faktor yang menyebabkan tindakan tersebut adalah tidak ada batasan pergaulan remaja dengan lawan jenisnya atau banyak orang yang menyebutnya sebagai pergaulan bebas. Kemajuan teknologi diduga menjadi salah satu faktor mengapa pergaulan bebas sekarang ini marak terjadi. Dapat kita bayangkan dan kita bandingkan perbandingan pergaulan remaja dengan lawan jenisnya. Dahulu orang berpegangan tangan di muka umum saja dirasa tidak sopan, tetapi sekarang orang berpelukan, berciuman, bermesraan di muka umum dirasa sudah biasa terjadi. Bahkan istilah “ML” (Making Love) itu bukanlah kata-kata/ istilah yang tidak asing lagi. Bahkan, banyak orang yang menjadikan “ML” sebagai sebuah rutinitas atau kebiasaan pergaulan antara remaja dengan lawan jenisnya. Dari berbagai permasalahan diatas, kita dapat mengetahui bahwa terdapat pergeseran norma-norma antara zaman dahulu dengan zaman sekarang sehingga seakan-akan pergaulan remaja dengan lawan jenisnya sudah tidak ada lagi batasannya. Apakah itu ciri khas bangsa yang dikenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi Kebudayaan Timur?
Lalu apakah yang menyebabkan pergaulan remaja dengan lawan jenisnya yang sudah tidak ada batasannya tersebut? Faktor perkembangan teknologi diduga menjadi salah satu faktornya karena beredarnya film-film barat dan berbagai tayangan sinetron-sinetron menjadi salah satu penyebabnya.
Dari beberapa uraian di atas. Menurut saya hendaknya orang tua berperan dalam mengawasi perkembangan sang Buah Hati dan memberikan kasing sayang kepada Buah Hati mereka dan diharapkan bahwa sang Orang Tua memperlakukan mereka sesuai dengan umurnya. Sekali-kali tanyakan perkembangan seksualitas mereka. Selain itu hendaknya norma agama sangat perlu ditanamkan, karena bagaimanapun juga jika dia mempunyai pegangan iman yang kuat maka dia akan berusaha membatasi pergaulan dirinya dengan lawan jenisnya. Selain itu, hendaknya lembaga-lembaga pendidikan turut serta dalam mengajarka budi pekerti terhadap anak dan berusaha menjelaskan akibat dari pergaulan bebas tersebut. Mari kita berusaha bersama-sama dalam mengembalikan citra bangsa kita sebagai bangsa yang dikenal sebagai bangsa yang agamis dan dinamis yang menjunjung tinggi Budaya Timur.
Tuesday, May 15, 2007
JAVANESE PUPPET
WHAT HAPPEN ABOUT JAVANESE PUPPET
Puppet is made of the leather of cow or goat.The leather of cow is better than the leather of goat.To make the puppet we must make its shape first.After that,we give color.We must notice the character of the puppet,so we can choose the suitable color for the puppet.Sometimes ,the puppet is made up by “A Dalang”.”A Dalang” is the man who perform the puppet in show.The puppet performance is usually a companied by traditional Musical Group.Usually,we call them “Karawitan”.People who can play “Gamelan Orchestra” are called “Wiyaga” and people who sing the Traditional Javanese Song are called “Sinden.”The Traditional Javanese Song is called “Tembang”.The Screen where we can perform the puppet is called Gayor.The lamp which is used to make the shadow of puppet and can be seen bigger and more Real is called Blencong.
The puppet tells us the story of Baratayudha’s book.”Pandawa Lima” are the symbol of goodness.They are Puntadewa,Arjuna,Bima,Nakula, and Sadewa. Kurawa are the symbol for evil and there are 100 persons called “Kurawa”. Although Pandawa only 5 persons but they have many talents for example: Puntadewa or usually we called Yudhistira has smart idea and can arrange The Strategy of war well. Bima or Werkudara has a strong power and he has weapon used to defeat his enemy. Arjuna or Janaka has a handsome face and good in shoot.He has many Wives. Nakula and Sadewa have strong faith to their brother. King Pandu dewanata is the father of Pandu Dewanata,and Destrarata is the father of Kurawa. Pandu and Destrarata used to be one family.The name of this family was Baratha’s.When Pandu died and his sons were still kids. Destrarata substituted Pandu to be a king in Ngastina. When Pandawa grew up, they fought to get power for Ngastina, but Kurawa defended it. Finally, Pandawa fought with Kurawa and Pandawa was the winner. Baratayudha’s story tells us that goodness can defeat the Evil. Although Pandawa is less than Kurawa.Why people called BaratayudhaWar ?Because the story tells about the battle of Batarayudha’s family. What do you think about this story?
By : Aditya Ekabudi PS